ops

Tampilkan postingan dengan label SMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMA. Tampilkan semua postingan

Download Buku Panduan Gerakan Literasi Sekolah SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB Lengkap

Pada tingkat sekolah menengah (usia 15 tahun) pemahaman membaca peserta didik Indonesia (selain matematika dan sains) diuji oleh Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD—Organization for Economic Cooperation and Development) dalam Programme for International Student Assessment (PISA). Hasil penelitian yang dilakukan oleh PISA pada tahun 2012 menunjukkan peserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-64 dari 65 negara yang turut bertasipasi dalam PISA dengan skor 396 (skor rata-rata OECD 496). Sedangkan hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 menunjukkan peserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-62. Indonesia memperoleh skor 397 (skor rata-rata OECD 493). Pada penelitian tahun 2015 terdapat 70 negara yang turut berpartisipasi dalam PISA.


Selanjutnya, berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik angka melek huruf untuk golongan penduduk berumur 15-19 tahun pada tahun 2010 memiliki presentase sebesar 99.56%, tahun 2011 sebesar 98.61%, tahun 2012 sebesar 98.85%, tahun 2013 sebesar 99.42%, dan tahun 2014 99.67%. Capaian tersebut sebenarnya menunjukkan bahwa Indonesia memiliki tingkat melek huruf yang tinggi. Namun, tantangan yang dihadapi saat ini adalah masih rendahnya minat baca. Jika dibandingkan oleh hasil penelitian yang dilakukan OECD, Indonesia selalu menempati urutan paling bawah. Pada penelitian tahun 2015, posisi Indonesia dibawah Vietnam yang menempati urutan ke-8 dan Thailand yang menempati urutan ke-54. Hal ini menjadi persoalan yang cukup serius bagi bangsa Indonesia dalam hal membaca khususnya, karena membaca merupakan dasar untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan sikap peserta didik. 

Permasalahan ini menuntut pemerintah untuk menciptakan strategi khusus untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan membaca peserta didik. Implementasi strategi tersebut yaitu dengan menciptakan Gerakan Literasi Sekolah yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Gerakan Literasi Sekolah ini mempunyai tujuan untuk membiasakan dan memotivasi peserta didik untuk mau membaca dan menulis guna menumbuhkan budi pekerti. Gerakan Literasi Sekolah memperkuat gerakan penumbuhan budi pekerti sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015.


Bagi anda yang belum memiliki silahkan download link dibawah ini :


Demikian yang bisa kami bagikan tentang Buku Panduan Gerakan Literasi Sekolah SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB Lengkap semoga bermanfaat.

Administrasi Sekolah Menurut Buku Panduan Kerja Tenaga Administrasi Sekolah Terbaru Untuk SD, SMP, SMA, SMK sederajat.

 Administrasi Sekolah Menurut  Buku Panduan Kerja Tenaga Administrasi Sekolah Terbaru Untuk  SD, SMP, SMA, SMK sederajat.

Salah satu upaya untuk membimbing tenaga administrasi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sehari-hari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melalui Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyusun panduan kerja dimaksud dan menerbitkannya menjadi sebuah buku Panduan Kerja Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah. Panduan kerja ini berisi penjelasan tentang pelaksanaan tugas kepala tenaga administrasi, pelaksana urusan, dan petugas layanan khusus sekolah/madrasah. 



Panduan kerja ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan para pemangku kepentingan pendidikan lainnya dalam melakukan pembinaan bagi Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah.Panduan Kerja Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah disusun sebagai acuan bagi tenaga administrasi sekolah/madrasah agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik.

Sasaran pengguna Panduan Kerja Tenaga Administrasi Sekolah adalah sebagai berikut: 
  1. Tenaga perpustakaan sekolah/madrasah 
  2. Kepala sekolah/madrasah 
  3.  Pengawas sekolah 
  4. Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota 
  5. Para pemangku kepentingan pendidikan lainnya yang bertugas melakukan pembinaan kepada   tenaga perpustakaan
Berikut ini daftar  137 lampiran Administrasi Sekolah  yang harus diketahui pada buku panduan terbaru antara lain adalah sebagai berikut:
  • Lampiran 1 Contoh Buku Kegiatan Harian 
  • Lampiran 2 Contoh Surat Instruksi Kepala Sekolah 
  • Lampiran 3 Contoh Surat Kuasa 
  • Lampiran 4 Contoh Surat Keputusan 
  • Lampiran 5 Contoh Surat Keputusan 
  • Lampiran 6 Contoh Lembar Supervisi Administrasi Kepegawaian 
  • Lampiran 7 Contoh Lembar Supervisi Administrasi Keuangan 
  • Lampiran 8 Contoh Lembar Supervisi Administrasi Sarana dan Prasarana 
  • Lampiran 9 Contoh Lembar Supervisi Administrasi Persuratan dan Pengarsipan 
  • Lampiran 10 Contoh Lembar Supervisi Administrasi Kesiswaan 
  • Lampiran 11 Contoh Program Kerja Kepala TAS 
  • Lampiran 12 Contoh Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) 
  • Lampiran 13 Contoh Pembagian Tugas Tenaga Administrasi Sekolah 
  • Lampiran 14 Contoh Pembagian Tugas Pelaksana Urusan Administrasi Keuangan 
  • Lampiran 15 Contoh Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Perubahan
  • Lampiran 16 Contoh Buku Kegiatan Harian 
  • Lampiran 17 Contoh Surat Keterangan 
  • Lampiran 18 Contoh Daftar Hadir Guru 
  • Lampiran 19 Contoh Laporan Bulanan Daftar Nominatif Pegawai 
  • Lampiran 20 Contoh Laporan Bulanan Daftar Hadir Kerja Pegawai
  • Lamipran 21-137 contoh...................
Demikian daftar lampiran secara singkat yang ada pada buku panduan administrasi sekolah terbaru, untuk selanjutnya mengenai informasi yang lebih detail silahkan  bapak dan ibu download pada link dibawah ini:


Itulah gambaran singkat tentang Buku panduan kerja administrasi sekolah terbaru semoga informasi diatas bermanfaat.